Sinoman

Lagi-lagi saya akan bercerita tentang salah satu budaya Jawa yang masih dijunjung tinggi di wilayah pedesaan hingga saat ini, yaitu menggunakan jasa sinoman. Menyebutkan istilah sinoman selalu mengarahkan ingatan saya pada tembang macapat Sinom dan sinom yang berarti daun asam muda. Tapi tentu bukan itu pengertian dari sinoman yang saya maksud. Sinoman di sini merupakan bagian dari tradisi pramuladhi dalam budaya Jawa atau tata cara mulia melayani tamu bersantap. Sementara menurut KBBI, sinoman berarti sekelompok pemuda yang membantu orang yang sedang mempunyai hajat sebagai pelayan tamu (terutama di pedesaan). Biasanya pemuda-pemudi tersebut berasal dari desa setempat yang telah tergabung dalam organisasi karang taruna. Mereka akan diminta nyinom (menjadi sinoman) ketika ada warga yang menggelar hajat lamaran, resepsi pernikahan atau ngundhuh mantu, pengajian akbar, syukuran, dan hajat besar lainnya yang menghadirkan banyak tamu. Sehingga, semakin banyak tamu undangan pada suatu acara, semakin banyak pula sinoman yang dibutuhkan.

Continue reading “Sinoman”